Headlines News :
Home » » makalah observasi

makalah observasi

Written By Budiyono on Jumat, 18 Februari 2011 | Jumat, Februari 18, 2011


KATA PENGANTAR
Alhamdulillah Puji dan Syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt, zat Yang Maha Indah dengan segala keindahan-Nya, zat yang Maha Pengasih dengan segala kasih sayang-Nya, yang terlepas dari segala sifat lemah semua makhluk-Nya. Alhamdulillah berkat Rahmat dan Hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan hasil observasi di SMA N KABUH. Akhirnya dengan segala kerendahan hati izinkanlah penulis untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berjasa memberikan motivasi dalam rangka menyelesaikan laporan ini. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.      Bapak Drs.Abdul Aziz Selaku Kepala Sekolah SMA NEGERI KABUH yang telah memberi ijin observasi ditempat yang Bapak pimpin
2.      Ibu Eko Sri S.S.Pd Selaku Waka Kurikulum SMA NEGERI KABUH  yang telah memberi arahan prosedur yang berlaku di SMA NEGERI KABUH
3.      Bapak dan ibu Guru Matematika SMA NEGERI KABUH yang telah membantu dalam terselesainya laporan ini.
4.      Ibu Ririn Febrianti S.Pd selaku dosen Mata Kuliah Belajar Pembelajaran Matematika yang telah memberikan banyak bimbingan serta dukungan dalam penyusunan makalah ini.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait, yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan laporan ini. Semoga kebaikan yang diberikan oleh semua pihak kepada penulis menjadi amal sholeh yang senantiasa mendapat balasan dan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah Subhana wa Ta’ala. Amin.
Akhir kata, penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam laporan ini, untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan.
jombang, 04 Januari 2011

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

A.     LATAR BELAKANG
Guru merupakan elemen kunci dalam sistem pendidikan, khususnya di sekolah. Semua komponen lain, mulai dari kurikulum, sarana-prasarana, biaya,dan sebagainya tidak akan banyak berarti apabila esensi pembelajaran yaitu interaksi guru dengan peserta didik tidak berkualitas. Semua komponen lain, terutama kurikulum akan “hidup” apabila dilaksanakan oleh guru.Begitu pentingnya peran guru dalam mentransformasikan input-input pendidikan, sampai-sampai banyak pakar menyatakan bahwa di sekolah tidak akan ada perubahan atau peningkatan kualitas tanpa adanya perubahan dan peningkatan kualitas guru. Sayangnya, dalam kultur masyarakat Indonesia sampai saat ini pekerjaan guru masih cukup tertutup.
Bahkan atasan guru seperti kepala sekolah dan pengawas sekali pun tidak mudah untuk mendapatkan data dan mengamati realitas keseharian performance guru di hadapan siswa. Memang program kunjungan kelas oleh kepala sekolah atau pengawas, tidak mungkin ditolak oleh guru. Akan tetapi tidak jarang terjadi guru berusaha menampakkan kinerja terbaiknya baik pada aspek perencanaan maupun pelaksanaan pembelajaran hanya pada saat dikunjungi.Selanjutnya ia akan kembali bekerja seperti sedia kala, kadang tanpa persiapan yang matang serta tanpa semangat dan antusiasme yang tinggi. Dengan latar belakang di atas, maka penilaian kinerja guru merupakan suatu hal yang perlu mendapat perhatian serius khususnya oleh pengawas.
Dari uraian diatas dapat dilihat bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan  baik ada pengawas dan tidak adanya pengawas seharusnya guru tetap bekerja secara optimal karena guru adalah tiang utama dalam pendidikan, guru juga harus memiliki strategi pembelajaran dan pendekatan kepada siswa agar siswa tidak merasa takut dan siswa dapat memperoleh kecerdasasan menyeluruh ( kecerdasan spiritual dan intelektual )
B.     Rumusan masalah
1.    bagaimana situasi siswa kelas XII IPA 2 saat proses pembelajaran matematika ?
2.    Bagaimana sikap guru saat pembalajaran matematika dikelas XII IPA 2?
C.     Tujuan
1.      Untuk mengetahui situasi  siswa saat pembelajaran matemaika di kelas XII IPA 2.
2.      Untuk mengetahui sikap guru saat pembalajaran matemaika di kelas XII IPA 2.
D.    Obyek penelitian
Penulis mengambil tempat pengamatan di SMAN KABUH yang berada di JL.RAYA TANJUNGWADUNG NO.40 KABUH.observasi dilakukan di kelas XII IPA 2 dengan jumlah siswa 39.selain itu yang menjadi obyek penelitian adalah guru matematika SMAN Kabuh.
E.     Metode  penelitian
Metode yang penulis gunakan adalah metode langsung dan penyebaran angket siswa dan penulis.

BAB II
HASIL OBSERVASI

A.     SITUASI SISWA SAAT PEMBELAJARAN DIMULAI
Saat pembelajaran dimulai penulis mengamati situasi siswa saat akan dimulai pembelajaran selalu dibiasakan baris berbaris didepan  kelas meski tidak ada gurunya. Tetapi pada saat pengamat melakukakan pengamatan guru sudah datang tepat waktu yaitu pukul 07.00 jadi siswa kelas XII IPA SMA N KABUH langsung berbaris dan memasuki kelas dengan terib.setelah semua siswa masuk kedalam kelas guru menunjuk salah satu siswa untuk memimpin berdoa setelah semua siswa berdoa guru mengucapkan salam dan memulai pembelajaran matematika.saat itu guru menjelaskan materi integral.
Pada saat pembelajaran suasana kelas sangat kondusif meski ada beberapa siswa yang masih ngobrol sendiri.tetapi guru tidak diam saja beliau langsung menegur murid yang ramai tadi supaya diam dan tidak menggangu siswa yang lain dalam pembelajaran setelah ditegur suasana kelas menjadi kondusif dan memperhatikan penjelasan guru mengenai materi integral tersebut. Guru juga menyelingi dengan humor atau candaan supaya siswa yang beliau ajar tidak menjadi bosan dan merasa jenuh sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang menarik serta menyenangkan.

B.     SIKAP GURU SAAT PEMBALAJARAN DIMULAI
Berdasarkan pengamatan penulis sikap guru dalam pembelajaran sangat baik hal ini dilihat dari sebelum pembelajaran guru sudah datang tepat waktu yaitu pukul 07.00 sesuai jadwal yang sudah ditentukan sekolah saat akan dimulai pembelajaran guru mngucapkan salam, performa guru sesuai dengan performa seorang pendidik sebelum memulai pembelajaran guru mengabsen siswanya terlebih dahulu dan mengontrol/mengecek tugas jika ada tugas serta mengulas materi yang sudah diajarkan sebelumnya dengan  memberi pertanyaan atau bertanya rumus kepada siswa. Bagi siswa yang bisa menjawab akan diberi nilai tambahan hal ini dimaksudkan agar siswa mau belajar dirumah dan berusaha untuk bisa menjawab pertanyaan dari guru.
Pada saat pembelajara biasanya guru menggunakan alat bantu yang memacu siswa untuk ikut aktif dalam pembelajaran tetapi pada saat penulis melakukan pengamatan guru  tidak menggunakan alat bantu lain selain Laptop,LCD,  karean pada saat penulis melakukan pengamatan guru menjelaskan materi integral, tetapi sebelum masuk kedalam hal-hal pokok materi integral guru menjelaskan pengertian integral secara umum dan macam-macam integral. Setelah guru menjelaskan materi guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang  hal yang kurang dipahami.
Banyak siswa yang bertanya tentang hal yang kurang dipahami saat guru menjelaskan, guru merespon pertanyaan dari siswa dan menjelaskan kembali tentang materi yang tidak dipahami oleh siswa. Sehingga siswa dapat memahami materi yan g tidak dipahami tersebut setelah semua siswa memahami materi yang dijelaskan guru.kemudian guru memberi soal untuk dikerjakan siswa dan menyuruh siswa mengerjakan soal tersebut didepan kelas. Soal latihannya adalah sebagai berikut
1.      tentukan hasil integral berikut dengan benar ò (4x3 – 12x2 + 4x – 7)dx
2.      hitunglah integral berikut
kemudian siswa merespon soal tersebut dan ada dua siswa maju untuk mengerjakan soal tersebut didepan kelas isi dari pekerjaan siswa tersebut adalah
            1.   ò (4x3 – 12x2 + 4x – 7)dx  = ò (4x3 – 12x2 + 4x – 7x0)dx
                                           
2.   
Setelah pekerjaan siswa dibahas guru siswa yang pekerjaannya kurang benar disuruh membetulkan pekerjaannya agar bisa digunakan untuk belajar dirumah sekitar sepuluh menit kemudian guru akan meninggalkan kelas, guru memberi tugas untuk siswa yaitu mengerjakan latihan soal di BKS.sebelum guru meninggalkan kelas penulis minta ijin untuk mengedarkan angket untuk siswa dan guru mengjinkannya kemudian guru meninggalkan kelas dan mengucapkan salam. Setelah itu penulis mengedarkan angket yang kemudian diisi siswa setelah semua siswa selesai mengisi angket dan dikembalikan kepada penulis, penulis tidak lupa mengucapkan terimakasi dan minta maaf karena sudah menggangu PBM siswa kelas XII IPA 1 lalu penulis meninggalkan kelas.
BAB III
PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil pengamatan secara langsun yang dilakukan penulis dan pengisian angket oleh siswa pada pembelajaran yang dilakukan beberapa guru matematika di SMA NEGERI KABUH  adalah sebagai berikut :
1.      Persiapan sebelum pembelajaran
Persiapan sebelum pembelajaran yang dilakukan guru sudah baik hal ini dapat dilihat dari beberapa diantaranya adalah :
a.       Dalam penyusunan persiapan mengajar ( RPP ) yang dilakukan  guru SMA NEGERI KABUH telah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
b.      Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses   pembelajaran;
c.        Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengait­kan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
2.      Ketrampilan Membuka pembelajaran.
Ketrampilan membuka pelajaran yang dilakukan guru sudah sangat baik hal ini dapat dilihat dari cara guru membuka pelajaran yaitu dengan berdoa, salam, karena dengan mengucap salam dan berdoa ditujukan untuk memusatkan perhatian siswa kepada guru supaya pikiran siswa tidak kacau. Dari uraian diatas dapat diketahui sikap guru dalam membuka menutup pembelajaran sesuai isi makalah tentang membuka menutup pembelajaran dan direct instruction (DI) yang dikemukakan oleh MARA. Hal ini juga didukung angket siswa yang menjawab 74,36% siswa menjawab guru sangat sering membuka pelajaran dengan salam dan doa.25,64% siswa menjawab guru sering membuka pelajaran dengan salam dan doa.
3.      kemampuan guru dalam menyampaikan materi
kemampuan guru dalam menyampaikan materi sudah sangat baik hal ini dapat dilihat dari cara guru menjelaskan materi dengan menggunakan metode-metode bervariasi dalam pembelajaran dan  menggunakan variasi gaya dalam penyampaian materi misalnya variasi suara dalam pembelajaran serta menggunakan variasi dalam penggunaan media dan bahan pelajaran misalnya Laptop,LCD,tape recorder.
Hal ini dapat dilihat dari  hasil pengisian angket nomor 2 yang berisi 76,92% menjawab bahwa guru menyampaikan materi sangat menarik dan 23,08% menjawab bahwa guru menyampaikan materi menarik.
4.      Ketrampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil dan Individu
Guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil sudah sangat baik hal ini dapat dilihat dari beberapa cara guru dalam memusatkan perhatian, menganalisis pandangan siswa, meningkatkan urunan pendapat ( memberikan kata kunci ), menyebarkan kesempatan berpartisipasi menutup diskusi, dan melaksanakan program remidial,pemberian tugas,belajar kelompok dengan tutor sebaya.
Hal ini dapat dilihat dari  hasil pengisian angket nomor 6 yang berisi 25,64% menjawab guru sangat memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan berdiskusi dalam kelompok maupun individu didalam pembelajaran, 61,54% menjawab guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan berdiskusi dalam kelompok maupun individu didalam pembelajaran dan 12,82% menjawab guru kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan berdiskusi dalam kelompok maupun individu didalam pembelajaran
5.      Ketrampilan Pengelolaan Kelas
Guru dalam melakukan keterampilan pengelolahan kelas sudah sangat baik hal ini dapat dilihat dari cara guru memotivasi siswa, menyediakan lingkungan pembelajaran yang nyaman dan aman, membentuk atau membangun sikap siswa. membuat pembelajaran yang kreatif dan imajinatif serta juga menanggapi petanyaan siswa pada saat PBM berlangsung. Hal ini dapat dilihat dari  hasil pengisian angket nomor 7 yang berisi 28,21% menjawab guru sangat menanggapi pertanyaan siswa, 64,10% menjawab guru menanggapi pertanyaan siswa dan 7,69% menjawab guru kurang menanggapi pertanyaan siswa.
6.      Memberi Penguatan dalam pembelajaran
Guru dalam memberikan penguatan sudah sangat baik hal ini dapat dilihat dari cara guru membemberi aplos,senyum,ucapan bagi siswa yang berani mengungkapkan pendapat agar tetap bersemangat. Serta memberi motivasi bagi siswa yang belum berani maju kedepan kelas agar berani maju untuk mencoba mengerjakan soal atau berpendapat dalam pembelajaran
  1. Sikap guru dalam menyampaikan refleksi pembelajaran cukup.
Diakhir pembelajaran beliau memberikan pekerjaan rumah kepada siswa. Tujuannya adalah agar siswa mendalami dan memantapkan materi hari ini. Meskipun pada hari pengamatan guru diakhir pembelajaran tidak memberikan tugas atau pekerjaan rumah (PR) dikarenakan sebentar lagi akan diadakan ujian akhir semester gasal tetapi guru berpesan kepada siswa meski tidak mendapat tgas siswa diharuskan tetap belajar dirumah agar materi yang diajarkan guru lebih dipahami.
Hal ini dapat dilihat dari pengisian angket siswa no 5 yang berisi 51,28% guru sering sekali memberi tugas, 38,46% guru sering memberi tugas dan 10,26 guru jarang memberi tugas.
8.       performan guru
Performa pendidik terlihat dari penampilan beliau yang rapi, mengenakan kemeja, celana bahan kain dan sepatu berwarna hitam. Hal ini juga didukung berdasarkan pengisian angket sisa nomor 10 yang menyatakan bahwa 51,28% siswa menjawab penampilan guru sesuai dengan penampilan pendidik, 43,60% siswa menjawab sangat sesuai dengan penampilan pendidik dan hanya 5,12% menjawab kurang sesuai.Berdasarkan uraian di atas diambil kesimpulan bahwa performa guru di depan kelas sudah baik dan sesuai dengan penampilan/ performa seorang pendidik.

  1. Ketepatan Waktu Yang Digunakan Guru Dalam Menyampaikan Materi Baik.
Beliau dapat mengalokasikan waktu 2 x 45 menit untuk menjelaskan materi, memberi latihan soal, membimbing siswa mengerjakan soal, memberi kesempatan siswa untuk terlibat aktif dalam pembeajaran, dll. Meskipun waktu dalam 10 menit terakhir diminta oleh penulis untuk mengedarkan angket dan membibing siswa dalam pengisian angket, namun secara keseluruhan Rencana pelaksanaan pembelajaran untuk hari ini sudah tercapai. Dalam hal ini guru telah sesuai dengan alokasi waktu yang tertera di Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) hal ini juga didukung angket siswa yang menjawab 64,10% menjawab guru sangat sesuai dengan alokasi waktu yang disediakan.35,90% menjawab guru sesuai dengan alokasi waktu yang disediakan.
10.   Sikap dan ketrampilan guru dalam menutup proses pembelajaran baik.
Diakhir pembelajaran guru meninjau kembali, evaluasi  karena dengan evaluasi siswa akan lebih paham akan materi yang baru dan sesudah diajarkan.serta guru  memberikan nasehat agar siswa kelas XII IPA2 lebih rajin belajar karena sebentar lagi sudah ujian, selain itu beliau juga berpesan agar siswa untuk mengurangi waktu bermain dan keluar pada malam gari dan bergadang. Kemudian beliau mengucapkan salam dan segera meninggalkan kelas. Berdasarkan uraian di atas dapat diketahui bahwa sikap guru dalam menutup pembelajaran sudah baik karena telah sesuai dengan isi makalah yang telah dijelaskan oleh kelompok  14 (keterampilan membuka dan menutup pelajaran).
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh penulis bahwa guru tersebut sudah sesuai dengan 7 (tujuh) prinsip praktik pembelajaran yang dikemukakan oleh Arthur W. Chickering dan Zelda F. Gamson yang salah satu prinsip belajar berisi Siswa membutuhkan  umpan balik dalam pembelajaran  dan 3 (tiga) model pembelajaran yang dikemukakan oleh mara yang salah satu model pembelajarannya adalah Model CL (cooperative learning) yaitu model pembelajaran yang memerlukan kerja sama para peserta didik dalam satuan atau kelompok-kelompok keciladapun kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran yang dilaksanakan guru tersebut diantaranya adalah :
Kelebihan dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru tersebut adalah :
1.      Siswa merasa antusias dalam pembelajaran dan dapat belajar mandiri,
2.      Berani mengemukakan pendapat atau menjadi tutor sebaya
3.      Siswa dilibatkan daiam perencanaan dan pengelolaan kelas
4.      Siswa dapat bekerjasama dengan teman lainnya.
5.      Siswa dapat bertukar pikiran dengan siswa yang lain.
Kelemahan dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru tersebut adalah :
1.      Saat pembelajaran berkelompok didominasi oleh seseorang
2.      Pada saat presentasi hanya siswa yang aktif dan pandai yang tampil.
3.      Ada beberapa siswa yang kurang aktif.
4.      Siswa jenuh sering mendapat tugas rumah (PR)
 
BAB IV
PENUTUP

A.     Kesimpulan
1.      Sikap guru pada awal pembelajara sudah baik
2.      Sikap guru pada proses pembelajran matematika sudah sangat baik.
3.      Sikap guru dalam mengelola kelas,memberi penguatan,membimibing diskusi sangat baik.
4.      Performa guru sangat sesuai dengan pendidik
5.      Sikap guru dalam mengakiri pembelajaran sangat baik.
B.     Saran
1.      Seharusnya guru mengoreksi catatan siswa agar siswa lebih aktif dalam mencatat materi yang diajarkan
2.      Seharusnya guru mengkoordinir maju kedepan kelas untuk mengerjakan tugas/soal/contoh soal agar tidak berebut untuk maju kedepan kelas.
DAFTAR PUSTAKA
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
Supinah. 2008. Penyusunan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Matematika SD dalam Rangka Pengembangan KTSP . Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika






Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. BUDIYONO ASARI - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template